Welcome to blog orang creative

November 13, 2010

contoh kasus desain kapasitas


utilitas adalah jumlah dari kesenangan atau kepuasan relatif (gratifikasi) yang dicapai". kalo utilitas pabrik mungkin utilitasnya bisa profit, jumlah kuantitas output, dll. faktor yang mempengaruhi bisa fakor sdm, bahan baku, mesin, modal, dsb.

Kapasitas adalah suatu tingkat keluaran, suatu kuantitas keluaran dalam periode tertentu, dan merupakan kuantitas keluaran tertinggi yang mungkin selama periode waktu tersebut.

Beberapa definisi kapasitas secara umum adalah sebagai berikut:

Ø Desaign capacity, yaitu tingkat keluaran per satuan waktu pabrik yang dirancang

Ø Rated capacity, yaitu tingkat keluaran per satuan waktu yang menunjukkan bahwa fasilitas secara teoritik mempunyai kemampuan memproduksinya

Ø Standard capacity, yaitu tingkat keluaran per satuan waktu yang ditetapkan sebagai “sasaran” pengoperasian bagi manajemen, supervisi dan para operator mesin

Ø Actual/operating capacity, yaitu tingkat keluaran rata-rata per satuan waktu selama periode-periode waktu yang telah lewat

Ø Peak capacity, yaitu jumlah keluaran per satuan waktu yang dapat dapat dicapai melalui maksimasi keluaran, dan mungkin dilakukan dengan kerja lembur, menambah tenaga kerja, menghapus penundaan-penundaan, mengurangi jam istirahat, dll

perusahaan biasanya menggunakan tingkat kapasitas nyata atau kapasitas pengoperasian yang ditentukan dari laporan-laporan atau catatan-catatan pusat kerja. Bila informasi ini tidak tersedia, "rated capacity" digunakan dan dapat diperkirakan dengan ru­musan :

Rated Capacity = jumlah jam kerja persentase efisiensi

mesin mesin penggunaan sistem

Kapasitas Tenaga Kerja dan Kerja Lembur untuk Perluasan Kapa­sitas

Bagi perusahaan biasanya adalah tidak ekonomik untuk me­nambah dan mengurangi tenaga kerja dengan naik dan turunnya penjualan. Ini bukan berarti bahwa jumlah karyawan adalah sum­ber daya kapasitas yang tetap, tetapi penyesuaian-penyesuaian besar (substansial) dapat dibuat tanpa harus menarik lebih banyak. orang dan kemudian memutuskan hubungan kerja dengan mereka

Analisis break-even dan kapasitas

Titik break-even merupakan titik di­mana penghasilan total sama dengan biaya total. Atau dalam ben­tuk rumusan menjadi :

P x Q = F + ( V x Q )

dengan keterangan :

P = harga per unit

Q = kuantitas yang dihasilkan

F = biaya tetap total

V = biaya variabel per unit.

Karena Q, kuantitas, adalah tidak diketahui padahal yang ki­ta cari, kita dapat menggunakan aljabar untuk merumuskan kem­bali persamaan ini sebagai berikut :

PQ = F + VQ

F = (P-V)Q

dengan demikian, maka :

F

Q =

P - Q


PEMBAHASAN

Rumah sakit Shouldice merupakan rumah sakit yang terletak dikanada yang menangani pasien penderita hernia, pada kenyataannya pengobatan hernia adalh satu-satunya operasi yang dilakukan oleh Shouldice. Dan operasi ini sebagian besar memberikan hasil yang memuaskan. Selama berpuluh tahun belakangan ini rumah sakit Shouldice mengoprasi pasien rata-rata 7000 kali pertahun dan lebih dari 250 000 operasi hernia semenjak tahun 1945. Pasiennya berasal dari 80 negara yang berbeda.

Pelayanan Rumah Sakit

1. Shouldice hanya akan menerima pasien dengan hernia external yang tidak rumit, dan berada dalam kondisi kesehatan yang baik.

2. Pasien disyaratkan untuk segera berjalan yang mempercepat proses penyembuhan.

3. Staf perawat yang handal, suasana pedesaan dan adanya sosialisasi yang dibangun dalam lingkungan rumah sakit.

Fasilitas Medis

1. Memiliki 5 ruang operasi, 1 ruang pemulihan, sebuah laboratorium dan 6 ruang pemeriksaan.

2. Shouldice mengerjakan rata-rata 150 operasi tiap minggu.

3. Pasien biasanya tinggal dirumah sakit selama 3 hari.

4. Operasi dilaksanakan hanya 5 hari seminggu.

5. Operasi di Shouldice dilaksanakan oleh 1 dari 12 ahli bedah yang ada.

6. Para ahli bedah memerlukan waktu sekitar 1 jam untuk satu kali operasi.

7. Para ahli bedah melakukan pada 4 pasien perhari.

Prosedur Operasi

1. Semua pasien melaksanakan ujian saringan baik dengan cara mengisi kuisioner, atau tanya jawab langsung.

2. Menerima pemeriksaan singkat dan menemui petugas penerimaan untuk melengkapi formulir.

3. Tes darah dan urin dikantor perawat.

4. Orientasi pasien ( dinner dan coffebreak ).

5. Pemberian anastesi local pada hari operasi.

6. Pasien dianjurkan untuk berjalan setelah operasi.

7. Pasien harus harus tinggal rata-rata 3 hari untuk mempertahankan perawatan, sedangkan pasien operasi hernia harus tinggal selama 3 minggu saat shouldice baru mulai beroperasi.

Rencana Perluasan

Manajeman shouldice merencanakan untuk memperluas kapasitas rumah sakit agar bisa memenuhi sejumlah permintaan. Adapun rencanya ada dua pilihan :

1. Menambah operasi pada hari saptu sebagai tambahan dari jadwal operasi yang sekarang 5 hari, jadi operasi akan dilakukan selama 6 hari seminggu. Penambahan hari sabtu akan menambahkan kapasitas menjadi 20 %.

2. Menambahkan lantai ruangan rumah sakit dan menambah jumlah tempat tidur sebanyak 50 %. Hal ini akan membutuhksn penjadualan ulang operasi yang lebih agresif.

Tempat tidur yang dibutuhkan

Hari masuk

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jum’at

Sabtu

Minggu

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jum’at

Sabtu

Minggu

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

Total

60

90

90

90

60

30

30

Pertanyaan Diskusi

1. Seberapa baik rumah sakit dalam memanfaatkan kapasitas yang ada ?

Jawab :

Menurut kami rumah sakit telah menggunakan kapasitas tempat tidur dengan cukup baik, hal ini dapat dilihat dari tabel diatas dimana jumlah tempat tidur selalu mencukupi jumlah pasien yang ada, dan pasien setiap harinya yang menginap dirumah sakit tidak pernah lebih dari 90 orang.

Rata-rata pasien tiap minggu :

= 64,28

Jadi utilitasnya adalah :

Utilitas = = 71,4 %

Terlihat rata-rata jumlah pasien yaitu 64,28 orang per/minggu dan utilitasnya yaitu 72,2 %. Sehingga dapat dikatakan penggunaan tempat tidur pada rumah sakit Shouldice cukup baik karena tempat tidur pasien selalu tercukupi setiap harinya.

2. Tabel penambahan operasi pada hari sabtu. Asumsi bahwa 30 operasi akan tetap dilaksanakan setiap hari.

Tempat tidur yang dibutuhkan

Hari masuk

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jum’at

Sabtu

Minggu

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jum’at

Sabtu

Minggu

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

30

Total

90

90

90

90

60

60

60

Terlihat ditabel pada hari sabtu dan minggu jumlah pasien bertambah menjadi 60 orang dan pada hari senin jumlahnya bertambah menjadi 90 orang. Dari data tersebut penambahan hari operasi tidak berdampak pada jumlah kapasitas tempat tidur yang ada. Jumlah pasien tidak pernah melebihi 90 orang setiap harinya dan jumlah tempat tidur masih bisa menampung jumlah pasien tambahan pada hari sabtu. Sehingga bila dihitung utilitasnya yaitu:

Rata-rata persen tiap minggu :

= 77,14

Jadi utilitasnya adalah :

Utilitas = = 85,7 %

Sehingga pemanfaatan tempat tidur menjadi lebih meningkat daripada sebelum penambahan satu hari operasi di hari sabtu.

3. + Jika operasi dilaksanakan hanya 5 hari dalam seminggu, 30 operasi sehari, apakah dampak penambahan/jumlah tempat tidur sebanyak 50%?

- Jika terjadi penambahan 50% tempat tidur jumlah tempat tidur sekarang menjadi 90 + 45 = 135 buah. Menurut kami penambahan tempat tidur tersebut tidak berdampak terlalu besar terhadap pasien. Karena tempat tidur yang ada sebelumnya sudah bisa memenuhi kebutuhan pasien. Dan terlihat pada tabel, rumah sakit setiap harinya tidak pernah kekurangan tempat tidur. Bahkan tempat tidur masih banyak yang tersisa pada hari-hari tertentu.

+ berapa banyak operasi yang dapat dilakukan oleh rumah sakit perhari sebelum kehabisan tempat tidur?

- Karena penambahan kapisitas tempat tidur 50% menjadi 145 buah. Maka perkiraan operasi yang akan dilakukan setiap hari yaitu:

135 / 3 = 45 0perasi per hari.

+ ingat, kapasitas ang ada 12 ahli bedah, dan 5 ruang operasi , dapatkah rumah sakit melaksanakan operasi?

- Kita ketahui bahwa satu ahli bedah dapat melakukan operasi pada 4 pasien per hari.

Sekali operasi membutuhkan waktu 1 jam

Ø Sebelum penambahan kapasitas

Jumlah ahli bedah yang melakukan operasi per hari

30 / 4 = 7,5 dibulatkan menjadi 8 ahli bedah

Sedangkan penggunaan satu ruang bedah perhari yaitu:

30 / 5 = 6 operasi/hari atau 6 jam/hari

Ø Setelah penambahan kapasitas 50%

Jumlah ahli bedah yang melakukan operasi per hari

45 / 4 = 11,25 dibulatkan menjadi 12 ahli bedah

Sedangkan penggunaan satu ruang bedah perhari yaitu:

45 / 5 = 9 operasi/hari atau 9 jam/hari

Atau

Dapat juga dilakukan penambahan jumlah operasi per ahli bedah per hari , yaitu :

45 / 8 = 5 atau 6 operasi per ahli bedah per hari.

Dari perhitungan di atas menunjukkan bahwa, jika terjadi penambahan kapasitas 50% maka jumlah operasi akan bertambah menjadi 45 operasi/hari. Ahli bedah dan ruangan bedah yang ada masih mampu melakukan operasi sebanyak itu dengan dua pilihan yaitu menambah ahli bedah atau menambah jumlah operasi / ahli bedah. Dan terjadi pertambahan penggunaan ruang operasi menjadi 9 kali operasi per hari atau 9 jam per hari.

4. + jika penambahan kapasitas tempat tidur membebankan biaya $100.000 per tempat tidur, biaya operasi hernia $2.400, dan ahli bedah dibayar sama $800 per operasi, dapatkah shouldice membenarkan adanya perluasan kapasitas dalam periode 5 tahun?

- Pengeluaran

Tempat tidur

1 tempat tidur = $100.000

45 tempat tidur = $100.000 x 45 = $4.500.000

Ahli bedah

1 operasi = $800

45 operasi = $ 800 x 45 = $ 36.000

Dalam 5 tahun

$ 36.000 x 5 x 4 x 12 = $ 8.640.000

Pemasukan biaya operasi

1 operasi = $ 2.400

45 operasi = $ 2.400 x 45 = $ 108.000

Dalam 5 tahun

$ 108.000 x 5 x 4 x 12 = $ 25.920.000

Pemasukan dalam 5 tahun

Biaya operasi – biaya ahli bedah

$ 25.920.000 - $ 108.000 = $ 25.812.000

Perbandingan penghasilan 5 tahun dengan biaya tempat tidur

$ 25.812.000 > $4.500.000

Lebih besar pemasukan daripada biaya penambahan kapasitas

Dari perhitungan di atas menunjukkan bahwa shouldice dapat menambah kapasitas tempat tidur dan dalam periode waktu 5 tahun pendapatan yang dihasilkan lebih besar daripada biaya penambahan kapasitas 45 tempat tidur.


KESIMPULAN

1. Jika rumah sakit shouldice memilih pilihan pertama yaitu menambah hari operasi di hari sabtu, kapasitas tempat tidur yang tersedia masih dapat memenuhi jumlah pasien yang ada, namun rumah sakit shouldice harus menambah biaya untuk membayar para karyawannya dan ahli bedah yang ada. Tingkat utilitas pemakaian tempat tidur selama seminggu yaitu mencapai 85,7 %. Jadi penggunaan tempat tidur belum 100% digunakan dan masih ada tempat tidur yang kosong di hari tertentu.

2. Jika Rumah sakit shouldice memilih pilihan kedua yaitu menambah kapasitas tempat tidur sebanyak 45 buah maka akan memerlukan biaya yang cukup besar dan operasi yang dilakukann perhari diperkirakan rata-rata 45 operasi. Dengan fasilitas yang ada yaitu 12 ahli bedah dan 5 ruang operasi, shouldice masih bisa melakukan operasi sebanyak itu dengan penggunaan fasilitas secara maksimal. Namun diperkirakan keuntungan ang didapatkan pun menjadi lebih besar pula.

1 komentar:

  1. mas, cara ngitung rata-rata sama utilitasnya gimana?

    BalasHapus