Welcome to blog orang creative

November 12, 2010

menguak keterpaduan islam dan sains


Di zaman ini, kita mengamati kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang pesat dan mendalam disamping itu terjadinya dekadensi kehidupan beragama di kalangan umat manusia. Dengan kemajuan teknologi tersebut, menunjukkan bahwa manusia telah bisa menggunakan akal dan pikiran mereka untuk menggali dan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk dimanfaatkan supaya mempermudah kehidupan manusia dan makhluk lainnya.

Masalah yang timbul dengan kemajuan teknologi tersebut adalah merosotnya kehidupan beragama umat manusia. Hal ini terjadi karena manusia cendrung sibuk dengan dunianya sendiri dan menggunkan akal dan nafsunya tanpa dapat dikendalikan lagi. Disamping itu adanya ajaran-ajaran agama yang tidak logis dan tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan saat ini sehingga realitas kebenarannya masih diragukan oleh berbagai pihak yang masih belum yakin dengan kebenaran agama ang telah digambarkan oleh Alloh dan Rasul-Nya.

Allah telah menganugerahkan akal kepada kita, suatu anugerah yang luar biasa sehingga kita dapat berpikir dengan kritis dan logis. Demikian juga dengan agama islam, datang dengan sifat memuliakan sekaligus mengaktifkan kerja akal ke arah pemikiran islam yang rahmatulilalamin. Sehingga islam menempatkan akal sebagai perangkat untuk memperkuat basis pengetahuan tentang islam dan membedakan mana yang benar dan mana yang batil. Dengan akal, manusia bisa mengelola bumi ini dengan baik serta memanfaatkan potensi dan kekayaan yang terkandung didalamnya. Terlhat bahwa ajaran islam juga ikut mendorong dan menuntun perkembangan sains dan teknologi itu.

Sains dan teknologi bukan tujuan hakiki dari hidup manusia di bumi ini, tetapi hanyal subuah alat yang dapat digunakan untuk menunjang ibadah kita kepada Alloh. Adapun tujuan hakiki hidup manusia yaitu mencapai derajad takwa disisi Alloh sehingga mendapatkan kebahagiaan yang kekal dan abadi di sisi-Nya. Maka bila perkembangan ilmu dan teknologi tidak diiringi dengan kehidupan beragama yang sungguh-sungguh maka derajad manusia akan merosot dengan drastis ke tingkatan yang lebih rendah.

Jika tendensi perkembangan dan kemajuan sains dan teknologi tetap berlanjut seperti saat ini, yang tidak dibarengi dengan kesadaran beragama maka suatu saat nanti akan tampak di atas bumi ini suatu kehidupan yang penuh semarak dengan segala macam kesenangan duniawi ang merangsang hawa nafsu manusia.

Peranan agama islam

Islam adlah agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia dan memberikan pedoman-pedoman pokok sehingga manusia mendapatkan kebahagian di dunia dan akhirat. Ralitas kebenaran yang dibawa oleh agama lebih terjamin dan sifatnya lebih absolut dan bisa dipercaya karena ia datang tidak dari kemampuan manusia yang terbatas. Konsekuensianya yaitu kita harus menerimanya dengan kekuatan dan potensi ruhani manusia terhadap sang pencipta.

Islam untuk mengembangkan beraneka ragam ilmu pengetahuan mengajarkan manusia untuk melakukan nadzar ( mempraktekkan metode, mengadakan observasi dan penelitian ilmiah) terhadap segala macam peristiwa alam di seluruh jagad ini. Nadzar pada ssains menitik beratkan pada observasi dan eksplorasi ilmiah untuk meneliti substansi material alam semesta, nadzhar yang diperintahkan dalam agama tidak hanya sekedar rasio dan rasa, tetapi juga didorong aktif oleh manifestasi iman kepada Alloh. Dengan demikian islam membatasi penelitian hana kepada ciptaan atau makhluk Alloh semata-mata. Selain itu islam mengajarkan bahwa dunia bersifat fana’ dan akan diganti dengan akhirat yang lebih baik dan abadi.

Islam menuntun teknologi dan sains kepada kehidupan yang menguntungkan manusia dunia dan akhirat agar terhindar dari kehancuran karena keteledoran manusia itu sendiri. Islam menuntun manusia untuk mengeksplorasi sumber daya yang ada dalam rangka mewujudkan kehidupan yang beramal saleh sehingga banyak nilai-nilai kebajikan ukhrowinya yang kekal.

Penafsiran ayat ilmiah dan kauniyah dalam Al-qur’an

Di dalam al-qur’an terdapat banyak sekali ayat mengenai ilmu pengetahuan dan teknologi meskipun di dalamnya tidak disebutkan secara mendetail. Jadi di butuhkan pembelajaran yang lebih untuk memaknainya. Secara garis besar ilmu yang dipelajari manusia ada empat yaitu :

1. Syariat agama

2. Sains

3. Teknologi dan

4. Seni

Keempat ilmu tersebut hendaknya ditegakkan atas tiga macam burhan yaitu burhan qur’ani, burhan sunni, dan burhan kauni sehingga akan menyatu menjadi atau kesatuan ilmu yang benar-benar utuh dan lengkap dengan kata lain integrated knowledge.

Contoh ayat-ayat yang berkaitan dengan iptek

1. Tentang kesetimbangan benda : QS. Ar-rahman : 7

2. Sumber rezeki di ruang angkasa: QS. Al-Dzariat : 22

3. Pemuaian jagad raya: QS. Al-Dzariat : 47

4. Mahluk luar angkasa: QS. As-syura : 29

5. Perjalanan manusia ke angkasa luar : QS. Ar-rahman : 33

6. Dsb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar